• Rabu, Mei 20, 2015
  • Admin Blog
Liberty Tax Service
Liberty Tax Service adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa, khususnya layanan pengurusan masalah perpajakan bagi Individu maupun Usaha Kecil. Perusahaan ini pertama kali dibentuk di Kanada, pada tahun 1997 oleh Jhon Hewit. Pada tahun 1998 perusahaan ini membuka lima kantor di Amerika Serikat. Pada tahun 1999 Liberty Tax Service telah mimiliki 35 Kantor di berbagai Negara.

Baca Juga Artikel :mcdonalds-rumah-makan-siap-saji 

Liberty Tax Service menjadi salah satu perusahaan pajak Internasional dengan pertumbuhan tercepat di tahun 2010. Jaringan waralabanya mencapai 3.000 kantor di Amerika Serikat dan Kanada. Majalah Enterprenuer menempatkan perusahaan ini pada peringkat ke Sembilan sebagai waralaba yang berkembang dengan sangat cepat. Situs resmi waralaba perusahaan ini http://libertytax.com bisa di akses untuk memperoleh informasi lebih lanjut. 
  • Rabu, Mei 20, 2015
  • Admin Blog
Restroran cepat saji Subway merupakan restoran Waralaba yang telah dinobatkan sebagai Francise yang paling berprospek pada tahun 2009 versi majalah Enterprenuer, serta berdasarkan atas penelitian dan survey waralaba-waralaba di Amerika.

Sobat Jempol, Waralaba Subway dimiliki dan dikelola oleh Doctor’s Associates, Inc (DAI). Subway adalah salah satu waralaba yang berkembang  dengan sangat cepat di dunia. Di bulan Oktober 2010, jumlah gerai Subway mencapai lebih dari 33.578 restoran di 94 negara. Kantor utama Subway berada di kota Milford, Connecticut. Pada awalnya restoran ini didirikan oleh seorang pemuda berusia 17 tahu bernama Fred De Luca. Ia meminjam uang sebesar $1,000 dari saudaranya untuk memulai bisnis restoran Sandwich pada tahun 1965, pada saat itu ia berusaha mendapatkan uang untuk membiayai kuliahnya. Dia memiliki lokasi di persimpangan jalan East Main Street dan Boston Avennue di Bridgr Port, Connecticus. Pada awlnya dia meng iklan di Radio dengan nama Pete’s Submarines yang terdengan seperti “Pizza Marines” sehingga ia kemudian mengganti nama itu menjadi “Pete’s Subs”.pada perkembangan selanjutnya nama “Pete’s Subs” berubah menjadi nama  “Subway”

Baca Juga Artikel :mcdonalds-rumah-makan-siap-saji 

Pada tahun 2007, Masalah FORBES menempatkan De Luca pada peringkat 242 dari 400 orang terkaya di jomba orang terkaya di Amerika dengan pendapatan bersih sekitar 1,5 Miliar Dolar Amerika. Untuk info lebih lanjut Sobat Jempol bisa melihat di situs Subway dengan alamat http://subway.com
  • Rabu, Mei 20, 2015
  • Admin Blog
Sobat Jempol, restoran ini menyajikan hidangan utama berupa hamburger, kentang goreng, filet ayam, minuman ringan dan hidangan-hidangan lain yang disesuaikan dengan makanan local dari masing-masing tempat (Negara) restoran itu berada.

Baca Juga Artikel :subway-restoran-khas-amerika 

Pada awalnya, restoran McDonald didirikan oleh dua bersaudara Dick dan Mac McDonald tahun 1940. Lalu restoran ini dibeli oleh Ray Kroc dan kemudian wilayah pemasaranya diperluas hingga ke seluruh Dunia. Pada 2004 McDonald telah memiliki kurang lebih 30.000 gerai di seluruh Dunia dengan rata-rata 50.000.000 pengunjung setiap hari. Informasi lebih jelasnya Sobat Jempol bisa akses di situs resmi McDonald http://mcdonalds.com

  • Selasa, Mei 19, 2015
  • Admin Blog
Masjid Jin ini terletak di Kampung Ma’la, tidak jauh dari lokasi pemakaman Khadijah di Makkah. Masjid ini menjadi saksi bisu dialog atara Rosululloh dengan para Jin. Masjid dengan bangunan yang modern dan indah ini luasnya 10 x 20 meter, memiliki dua lantai dan satu basement, diatapnya terdapat kubah yang dihiasi dengan tulisan kaligrafi Al-Quran Surat Al Jin ayat 1-9. Dalam catatan tertera di bangunan masjid tersebut ada keterangan masjid  terakhir direnovasi pada tahun 2001. Masjid ini berdekatan dengan dua masjid bersejarah lainya yaitu Masjid Sajarah (Masjid Pohon) dan Masjid Ar Rayah (Masjid Bendera).



Diriwayatkan, pada suatu ketika usai sholat Subuh Rosululloh SAW. Dan sahabat Anas bin Malik membaca Surat Ar Rahman ayat 1-7 yang artinya : “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan” lantunan ayat Suci Al Quran itu rupanya menarik perhatian rombongan Jin yang sedang lewat dalam perjalanan ke Tihamah. Para Jin tersebut lantas mendatangi tempat asal suara dan menemukan Rosululloh SAW. Bersama sahabatnya disana tengah membaca Alquran. Para Jin yang dalam perjalanan salah satu riwayat di sebutkan berjumlah tujuh itu kemudian langsung menjawabnya dengan kalimat, “Wahai Tuhan kami, sesungguhnya kami tidak mendustakan nikmat-Mu sedikitpun. Segala Puji hanya bagi-Mu yang telah memnberikan nikmat lahir dan batin kepada kami” . setelah itu para Jin berdialog dengan Nabi, mereka lantas menyatakan dirinya beriman kepada Allah SWT. Pimpinan para Jin hanya berkomunikasi dengan Nabi, sementara sahabat Anas tidak bisa melihat Jin nya, tapi bisa merasakan ada fenomena makhluk lain ditempat itu.

Kini masjid Jin menjadi salah satu rujukan tempat ziarah bagi para jamaah #Haji #Umroh di Makkah. Pada musim #Haji setiap hari ratusan jamaah berdatangan ke tempat ini. Mengingat asal mula keberadaan serta aspek historis yang terkandung di tempat ini, tidak menutup kemungkinan masjid tempat persinggahan para Jin yang menunaikan Ibadah #Haji, Wallahua’lam. Namun saying ada kabar berhembus bahwa masjid Jin akan di robohkan untuk perluasan jalan menuju Masjidil Haram. Di depan masjid ini memang terdapat jalur utama dari kawasan Jumayzah kea rah Masjidil Haram. Bila memang akan dirobohkan maka masjid Jin ini akan menjadi catatan Sejarah saja.


  • Selasa, Mei 19, 2015
  • Admin Blog
Jumlah penduduk 3,4 Juta Jiwa, Kota Jeddah tidak berbeda dengan kota metropolitan di negara lain seperti Singapura, Beijing, Tokyo ataupun Jakarta. Gedung – gedung berdesain modern, pusat perbelanjaan, dan tempat rekreasi serta taman – taman kota yang rapi. Jalan raya cukup bersih, di sisi kiri dan kanan banyak ditanami pepohonan rindang dan hijau. Mobil-mobil tipe terbaru dan berkelas berseliweran dijalanan, warna putih mendominasi karena selain menjadi warna favorit di Jeddah dan Arab Saudi secara umum, warna tersebut juga bisa mengurangi efek panas akibat cuaca ekstrim. Pada umumnya laju kendaraan sangat cepat, didalam kota rata-rata mencapai  80 km/jam. Sisi menarik Jeddah adalah banyaknya seni instalasi yang artistic bertebaran di sudut sudut kota.


Bila dibandingkan Makkah atau Madinah, Jeddah lebih gemerlap. Tidak hanya karena keberadaan Bandara Internasional King Abdul Aziz sebagai pintu masuk utama dimana banyak pendatang dari berbagai negara tiba di bandara ini, juga karena pusat – pusat pertokoan bertebaran di Jeddah. Selain kawasan Balad yang sangat popular sejumlah pusat pertokoan elit lainya bisa ditemukan di Jeddah. Pertokoan itu menyediakan hamper segala macam barang mulai dari fashion, furniture, karpet,  dan sajadah sampai mobil mewah. Mobil – mobil pribadi dengan merk – merk terkenal terkenal baik dari Jepang maupun Eropa, banyak berlalu lalang dan saling berkejaran di jalan-jalan. Setiap liburan atau weekend (Kamis dan Jumat) pusat perbelanjaan selalu ramai, tidak hanya para lelaki tetapi juga kaum perempuan, baik yang masih lajang atau yang sudah menikah, bagi yang sudah berkeluarga mereka selalu membawa anak-anak berbelanja atau sekedar makan-makan. Jamaah Haji biasa memanfaatkan waktu tunggu sebelum kembali ke Tanah Air dengan berbelanja di Jeddah. Pada musim Haji, hamper diseluruh pasar dan pusat perbelanjaan selalu terlihat rombongan Jamaah Haji Indonesia.
Suasana di Jeddah sedikit berbeda dengan kota-kota lainya. Sebagaimana di ketahui di negara Arab Saudi hamper semua wanitanya mengenakan pakaian abaya hitam dengan cadar di wajah saat keluar rumah, baik berbelanja maupun untuk kebutuhan lainya. Seluruh badan tertutup rapat, yang kelihatan hanya kedua mata saja. Sangat susah menemukan wanita yang memakai warna baju selain hitam. bila ada wanita berpakaian abaya hitam tanpa cadar bisa dipastikan itu adalah kaum pendatang yang bekerja di Arab Saudi, termasuk TKW Indonesia. Wanita yang Non-Muslim pun biasanya pramugrari atau perawat biasa tetap memakai jubbah hitam dengan rambut tergerai. Suasana Jeddah memang berbeda dengan kota Makkah, sebagai konsekuensi kota internasional yang terbuka. Namun demikian suasana Islaminya tetap kental. Menjelang waktu Sholat Dhuhur atau Ashar misalnya, semua took temasuk supermarket dan restoran tutup selama setengah sampai satu jam. Itu memang aturan dari pemerintah Arab Saudi, bahwa semua kegiatan perniagaan dan perkantoran harus tutup menjelang Sholat Wajib. Di negeri ini, suasana perniagaan justru akan lebih ramai saat malam hari. Pertokoan biasanya tutup pada jam 3 pagi. Pengunjung dengan membawa anak kecil pun masih berlalu lalang pada jam 1 dini hari. Untuk transportasi banyak pilihan di Jeddah mulai Bus hingga Taksi, sedangkan ongkos taksi di Jeddah berkisar 10 – 30 Riyal (Tawar menawar), jangan kaget kalau di tengah jalan sopirnya menaikkan lagi penumpang yang searah, itu memang hal yang biasa, sedangkan untuk penumpang wanita yang sendiri disarankan untuk berhati-hati.

Baca Juga Artikel :sejarah-kota-tua-al-balad

Jeddah merupakan Kota Metropolitan yang di huni berbagai bangsa di Dunia, ada Eropa, Asia, Afrika dan Amerika. Bangsa Filipina dan Indonesia cukup mendominasi di Jeddah yang mewakili etnis Asia Tenggara. Orang Arab susah membedakan Indonesia dan Filipina. Dari Asia Selatan ada India, Pakistan, dan Bangladesh yang susah juga dibedakan, karena memiliki warna kulit dan dialek yang sama. Namun ciri – ciri khusus untuk etnis tertentu, misalnya pendatang dari Afganistan yang bisa dikenali dengan perawakannya yang agak kecil, mata sipit, kulit agak putih, dan hidung mancung. Orang ber etnis Arab pun bermacam-macam asalnya. Bukan dari Arab Saudi saja, tapi banyak pendatang dari Lebanon, suriah, Mesir, Yaman, dan negara-negara lain yang hidup harmonis di Jeddah.

Dengan beragamnya anak bangsa yang beredar di kota ini, Bahasa apa yang paling penting dikusasai? Haruskah fasih Bahasa Arab? Nah kalau fasih ber Bahasa Arab akan memberi nilai tambah, akan tetapi Bahasa Inggris saja sudah cukup. Hamper disemua tempat umum para pelayan took, penjaga butik di Mall, kasir di swalayan, pekerja di Rumah Sakit, fasih Bahasa Inggris. Maklum jumlah pendatang di kota ini sama banyaknya dengan penduduk asli Arab Saudi yang bermukim di Jeddah. Khusus untuk pedatang dari Indonesia, jangan tersinggung kalau bisa ber bahasa Inggris dengan baik akan sering disangka orang Filipina. Mayoritas pendatang dari Indonesia (kebanyakan Wanita/TKW) tidak terlalu bisa ber bahasa Inggris. Nama Toko, nama Jalan dan petunjuk-petunjuk umum lainya tidak hanya di tuliskan dalam huruf Arab, huruf latin juga di sertakan.

Suasana kota pun hiruk pikuk. Kuliner Indonesia pun lengkap, bahkan banyak restoran asal Thailand atau Cina yang cocok dengan lidah orang Indonesia. Dan seharusnya semua jesnis makanan yang di jajakan di kota ini di kategorikan Halal. Ditambah dengan jaraknya yang hanya 70 km dari Kota Makkah, perlu waktu 45 menit perjalanan untuk mengunjungi Masjidil Haram dan Ka’bah.


Unordered List

Sample Text

Media JEMPOL. Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

Entri Populer

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget