Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Sobat JEMPOL Rangka Manusia bagaikan sebuah bangunan yang di topang kerangka. Dengan adanya rangka, tubuh manusia dapat terbentuk dengan bagus.
A. BAGIAN – BAGIAN RANGKA 

  1.  Bagian yang keras dan terletak di dalam daging disebut tulang. 
  2. Tulang – tulang saling bersambungan dan tersusun secara teratur membentuk rangka.
  3. Tulang – tulang penyusun rangka manusia di kelompokkan menjadi 3 bagian, yaitu rangka kepala (tengkorak), rangka badan, dan rangka anggota gerak. 
  4. Gerakan – Gerakan rangka berpusat pada persendian, penghubung antar tulang di sebut Sendi. 
  5. Sendi di bedakan menjadi 2 macam, yaitu sendi mati dan sendi gerak. 
    • Sendi mati yaitu hubungan antara 2 tulang atau lebih yang tidak menimbulkan terjadinya gerakan,       Contoh : persendian pada tulang tengkorak. 
   • Sendi Gerak yaitu persendian yang dapat menimbulkan gerak. Contoh : sendi pada pergelangan           tangan dan kaki.

 B. FUNGSI RANGKA MANUSIA
     Fungsi yaintu dengan berikut:
1. Memberi bentuk tubuh
2. Menegakkan tubuh
3. Melindungi organ organ tubuh yang penting
4. Tempat melekatkan otot dan daging

 C. CARA MERAWAT RANGKA Sobat Jempol adapun cara untuk merawat rangka antara lain adalah sebagai berikut :
1. Makan makanan yang mengandung Vitamin D, kalsium dan fosfor.
2. Membiasakan sikap tubuh yang benar. Kekurangan Vitamin D, dapat menyebabkan penyakit rakhitis dan pertumbuhan tulang tidak normal. Rakhitis mengakibatkan tulang kaki menjadi bengkok berbentuk X atau berbentuk O. Makanan yang mengandung vitamin D, misalnya susu dan minyak ikan, Zat mineral yang sangat baik untuk pertumbuhan tulang adalah zat kapur dan zat fosfor. Zat kapur berguna untuk pembentukan tulang dan gigi, Misalnya Susu dan telur, sedangkan Zat fosfor berguna bagi pembentukan tulang – tulang dan sel sel tubuh, zat fosfor banyak terdapat dalam daging, susu, biji – bijian dan sayur – sayuran. Baca Juga Artikel :

INDRA MANUSIA D. KELAINAN PADA RANGKA
Nah Sobat Jempol rangka juga mempunyai kelainan yang di sebabkan oleh beberapa hal antara lain : 1. Kebiasaan Sikap tubuh yang salah. Kebiasaan yang salah bias menyebabkan kelainan tulang belakang misalnya sikap duduk, tidur, berdiri, berjalan, jongkok dan membawa beban berat. • Tulang belakang membengkok di sebut Kifosis. • Tulang belakang yang terlalu membengkok kedepan disebut Lordosis • Tulang belakang membengkok ke kiri atau ke kanan disebut Skoliosis 2. Pengaruh Proses dari dalam tubuh, misalnya kekurangan vitamin D atau hormone tertentu. 3. Osteoporosis yaitu gangguan tulang dengan gejala tulang kurang keras sehingga mudah rapuh. Penderita penyakit ini pada umumnya tidak dapat berdiri tegak sehingga tubuhnya membungkuk. Itulah pembahasan tentang Rangka, mungkin sobat Jempol ada yang sering keseleo (“kecethit” Red. Bhs Jawa) nah dari materi diatas mungkin Sobat Jempol bisa berhati – hati terhadap rangka tubuh kita agar tidak terjadi hal – hal yang tidak kita inginkan.
Saya pernah di Tanya sama teman, kapan sih waktu yang tepat untuk menentukan kesuksesan dan keberhasilan seseorang?wow pertanyaan keren…gampang gampang susah,…saya jawab aja dengen enteng “ saat usia dini” walaupun saya menjawabnya dengan enteng tapi saya punya dasar dan Study Kasus (Alhamdulillah saya di karunia 3 anak yang pertama namanya Fida umur 7th, kedua Fira umur 3th yang ragil atau no 3 Agif umur 4bl) ini yang saya jadikan Study kasus dan Alhamdulillah lagi kami diberi amanah untuk mendidik anak-anak lewat Bimbingan Belajar yang kami rintis bernama KANA Club, nah karena seringnya kami bergumul dengan anak – anak mulai usia dini, sehingga sedidikt banyak kami juga mempelajari psikologi anak.

Baiklah saya akan berbagi sebuah fakta yang telah banyak di teliti oleh para ahli peniliti anak dunia. Pada usia dini 0 – 6 tahun, otak anak berkembang sangat cepat hingga 80 %, pada usia tersebut otak menerima dan menyerap berbagai macam informasi, anak tidak melihat baik dan buruk. Nah itulah masa – masa yang dimana perkembangan fisik, mental maupun spiritual anak akan mulai terbentuk. Karena itu banyak orang menyebut sebagai masa-masa emas anak (Golden Age).

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang ahli perkembangan dan perilaku anak dariAmerika bernama Brazelton menyebutkan bahwa pengalaman anak pada bulan dan tahun pertama kehidupanya sangat menentukan apakah anak ini mampu mengahadapi tantangan dalam kehidupanya dan apakah anak akan menunjukkan semangat tinggiuntuk belajar dan berhasil dalam pekerjaannya. Nah kita sebagai orang tua hendaknya memanfaatkan masa – masa ke emasan anak untuk memberikan pendidikan karakter pada anak sehingga kelak bias memperoleh kesuksesan serta keberhasilan. Kita sebagai orang tua kadang tidak sadar sikap kita pada anak justru akan menjatuhkan si anak salah satu contoh dengan memberikan pressure yang pada akhirnya menjadikan anak malah bersikap negative, rendah diri, penakut dan terkesan tidak berani ambil resiko, lho kok bisa! Ya bisa dong namanya anak apapun akan diterimanya baik itu berupa hal baik maupun hal buruk.

Banyak yang mengatakan bahwa keberhasilan kita ditentukan oleh seberapa jeniusnya otak kita (agak sedikit sombong kali ya hehehe) semakin jenius maka kita dianggap semakin sukses, semakin seringnya kita meraih predikat juara kelas atau rangking I berturut – turut maka semakin sukseslah kita. Benarkah demikian? Tunggu dulu bro….

Saya sendiri kok kurang setuju ya dengan anggapan tersebut. Fakta membutktikan banyak orang sukses justru tidak mendapatkan prestasi gemilang di sekolahnya, bahkan mereka tidak pernah sekalipun mendapatkan prestasi di sekolahnya, Heran kan ? ndak usah heran, karena kesuksesan tidak hanya di tentukan dari kecerdasan otak kita saja, namun kesuksesan ternyata lebih dominan di tentukan oleh kecakapan membangun hubungan Emosional kita dengan diri kita sendiri, orang lain dan lingkungan, selain itu yang tidak boleh di tinggalkan adalah hubungan spiritual dengan Tuhan Alloh SWT.

Tahukah anda bahwa kecakapan membangun 3 Pilar (diri sendiri, Sosial, dan Tuhan) tersebut merupakan karakter – karakter yang dimiliki oleh orang orang sukses, saya beritahukan pada anda bahwa karakter, kecerdasan, bakat dimiliki seseorang sejak lahir, karakter seperti itu bisa dibentuk, hehehehe semakin penasaran, saya katakan Benar, Bisa! Lalu bagaimana cara membangun karakter anak usia dini ? Karakter akan terbangun sebagai hasil dari pemahaman 3 hubungan yang dialami setiap manusia (triangle relationship), yaitu hubungan diri sendiri (intrapersonal) dengan lingkungan (hubungan social dan lingkungan sekitar) dan hubungan dengan Tuhan YME (Allah SWT.) (Spiritual). Setiap hubungan tersebut akan memberikan pemaknaan/pemahaman yang pada akhirnya akan menjadi nilai dan keyakinan anak. Cara anak memahami bentuk hubungan tersebut akan menentukan cara anak memperlakukan dunianya. Pemahaman negative akan berimbas pada perlakuan negative dan pemahaman positive akan memperlakukan dunianya dengan perilaku positive. Seperti kata pepatah bergaul dengan penjual minyak wangi akan ikut wangi, bergaul dengan penjual ikan asin ya akan bau amis hehehe seperti itulah lingkungan yang baik dan sehat akan menumbuhkan karakter sehat dan baik, begitu sebaliknya dan yang tidak bisa di abaikan adalahg membangun hubungan spiritual dengan Tuhan YME.

Unordered List

Sample Text

Media JEMPOL. Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

Entri Populer

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget